Thursday, December 1, 2016


Saya memang bukan kutu buku, tapi saya suka membaca. Seperti biasa saya sharing bahan bacaan dengan sahabat saya. Dan Saya meminta rekomendasi buku padanya. Karena dia selalu update buku bacaannya. Dan dia merekomendasikan Buku Sejenak Hening karya adji silarus dan Buku Pemulihan Jiwa karya Dedi Susanto.

Sabtu lalu saya pergi ke Gramedia Semarang. Kedua Buku itu tidak tersedia sekarang. Mungkin sudah habis. Pemulihan Jiwa seri pertama pun kosong. Buku tidak saya dapatkan, kunci motor malah hilang. Panik. Tetapi Allah masih sayang... dan saya yakin akan selalu sayang pada hambaNya yang sangat polos ini. 😊

Akhirnya saya mulai browsing... dan mendapatkan versi pendek dari buku sejenak hening dan membaca blog dari si penulis. Saya tersenyum saat membaca blognya... hingga teman kantor yang melihat saya tersenyum sambil menatap hp, bertanya. "Kenapa....?" Lalu saya menjawab... apa yang dia tulis pernah saya alami.

"Saya dulu pernah merasa, tapi tidak saya sadari, betapa saya membenci diri sendiri. Sebagian besar waktu saya habiskan untuk menghina diri atas kegagalan-kegagalan yang telah saya perbuat, juga mencaci maki diri karena kekurangan-kekurangan yang saya punya. Saya terlalu sibuk membandingkan dengan kesuksesan dan kelebihan orang lain."




Iya... dulu saya sangat sering merasakan itu. Entah hilang kemana rasa syukur yang saya miliki. Saya menjadi berbeda dan mental saya berubah menjadi turun drastis. Berbeda sekali dengan saya yang masih duduk di bangku kuliah, Semangat, Pemberani dan penuh mimpi-mimpi. Apapun yang terjadi saya bisa bangkit kembali mencari plan B atau C. Tidak seperti seperti saat sedang terpuruk, menyalahkan diri sendiri, membenci diri sendiri atas apa yang terjadi sehingga bahagia tidak nampak oleh hati saya.

Dan sekarang, entah kenapa saya tidak begitu merisaukan akan apa yang terjadi, saya bisa kembali seperti dulu. Hanya yakin dengan Allah yang saya andalkan. Saya bisa menikmati apa yang saya jalani tanpa harus membanding bandingkan dengan kehidupan orang lain. Meski saya masih sama menggebu-nggebu... tapi skrg saya lebih siap apapun yang akan terjadi di depan.



Saya bisa kembali merasa disayangi oleh Ibu dan saudara. Sehingga saya tidak merasa benci dengan diri saya sendiri atau meremehkan bahkan menghina serta meratapi kehidupan. I am alive... iya saya merasa hidup kembali meski rasa malas masih selalu menggelayut. Dan saya merasa berarti sejak ada dia di hidup saya. Sepertinya memang ada fase dimana kita melemah dan itu membuat kita dewasa bahkan lebih kuat dari sebelumnya.



Saya yakin bahwa Allah akan mengakat drajat orang yang berilmu, ya.. meski saya tidak pintar... Saya yakin bahwa orang-orang yang baik akan selalu dilindungi oleh Allah. Ya... meski saya bukan orang yang baiiik sekali. Saya yakin Allah tidak akan acuh kepada hambaNya yang selalu bersujud kepada Nya. Ya... meski saya masih belum bisa selalu taat. Tapi saya akan berusaha. Thanks God.

Intelligent come from facts
wisdom come from failures

Add your massage to every single people do comment here!

galihakmal . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates