Friday, February 7, 2014

Hari minggu sore mulai membaca buku itu, buku yang sebelumnya tak pernah ku tahu dan masih tersimpan di rak yang berdebu. Hingga aku bermimpi,.. entah aku bermimpi apa, tapi mucul kata "serasa berada di instanbul turki". Aku bermimpi melihat gedung sekolah namun seperti bangungan islami yang megah dengan siswa siswanya yang bermuka ke timoran. Hahaaa, lebay ya? tapi itu nyata terjadi. Okelah cukup segitu intro postingan ini. Dan akhirnya semalam selesai juga membacanya.



"99 cahaya di langit eropa" saat membaca judulnya, penasaran sekali apa isinya? yang terlintas dalam benakku ada 99 cerita kisah yang runtut diceritakan oleh si penulis. Tapi ternyata tidak. Ku baca halaman demi halaman tanpa ku lewatkan. Dari buku itu aku baru tahu tentang sejarah Islam di Eropa, kalau mengenai ilmuwan islam itu dulu pernah ku dapat sewaktu sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Tapi untuk lebih detail tempat-tempat dan peran Islam di eropa, kaligrafi islam yang digandrungi bangsa eropa sehingga tergambar dalam lukisan bunda maria serta tergambar indah dalam jubah salah satu raja eropa, sebab perang salib yang disitu diceritakan bahwa umat greja dijanjikan masuk surga jika membunuh orang islam, Kristenisasi dengan melakukan pemberkatan secara paksa dan kewajiban memakan daging babi yang dilakukan salah satu kerajaan di Granada dan masih banyak lagi. Yang paling mengena dari sejarah yang diceritakan di buku itu adalah asalan kenapa banyak dari orang Eropa atau Amerika (Orang Barat) itu lebih memilih Ateis ketimbang beragama.Penasaran?? Langsung saja baca bukunya ya. 

Selain Sejarah mengenai Islam, di sini juga diceritakan mengenai persahabatan, kekompakan pasangan suami istri, dan banyak lagi,. pesan yang selalu diulang-ulang adalah "menjadi agen islam yang baik" ada beberapa kalimat yang dalam buku tersebut yang bisa dijadi pelajaran untuk kita beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

"Menyadari kembali bahwa perpisahan pasti akan datang menghampiri, seharusnya menjadi pelecut untuk memberikan yg terbaik kepada mereka yg kita sayangi di dunia ini. Tak hanya orang2 terdekat dalam lingkaran keluarga, namun juga orang2 yg jauh jangkauanya dari tangan kita".
*cuplikan dari 99 cahaya di langit eropa, hal : 321

"Hidayah turun tak pernah tahu dimana dan bagaimana. Tidak semua orang yg mengucap syahadat mendapatkannya saat di Sungai Danube. Banyak cara dan jalan ketika hidayah itu muncul, lalu meresap ke dalam hati dan jiwa"
cuplikan 99 cahaya di langit eropa hal:199

Rekomenlah untuk dibaca kula muda sebelum menonton filmnya. :D

Ada kalimat yang aku lupa persisnya seperti apa dalam buku itu, tapi intinya... tidak peduli sejarah melukiskan kekalahan atau kemenanga, yang penting adalah kita bisa menjadi lebih baik dari sejarah tersebut, dan yang penting lagi adalah sekarang,.. "kita semua" belajar menjadi agen islam yang baik :D

Add your massage to every single people do comment here!

galihakmal . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates